Thursday, February 23, 2012

Bersandar & Berharap Kepada Tuhan | Rely & Hope In The Lord

Indo

Pembacaan Alkitab: Ayub 16

Bila kita dalam keadaan Ayub, tentunya kita dapat merasakan pedih hatinya. Ia yang mengalami sengsara, kehilangan, dan mendapatkan cercaan dari istrinya, mengharapkan hiburan dari teman-temannya, tetapi yang ia dapatkan adalah teguran demi teguran yang sama sekali tidak menghiburnya. Bila ada keseimbangan antara teguran dan hiburan mungkin bagi Ayub itu masih lebih dapat menghibur dirinya atas apa yang terjadi. Tetapi karena yang terjadi tidaklah demikian, Ayub mengungkapkan perasaannya dan berkata bahwa Saksinya ada di sorga dan kepada Allahlah ia menegadah dan menangis. Ayub tidak berharap kepada manusia, tetapi oa berharap kepada Tuhan. Ayub tidak mengandalkan manusia, tetapi ia mengandalkan Tuhan untuk memberikan kelegaan dan kelepasan.

Begitu jugalah seharusnya kita, yakni untuk berharap dan mengandalkan Tuhan dan bukan kepada manusia. Sebab Tuhanlah yang Allah yang adil, yang mengetahui segala hal yang tersembunyi dan yang menilik hati manusia. Sedangkan manusia hanyaah melihat apa yang kelihatan dan tidak mengerti apa yang ada di dalam hati orang lain. Oleh karena itu, marilah kita berharap kepada Tuhan saja. Satu hal lagi yang dapat kita pelajari adalah agar kita memiliki keseimbangan dalam menegur dan menghibur saudara seiman kita. Ada saatnya kita menegur, dan ada saatnya kita menghibur, ada pula saatnya kita membangun. Yang kita perlukan adalah pimpinan Roh Kudus dan hikmat-Nya untuk dapat mengatakan hal yang tepat di saat yang tepat. Maka dari itu, pentinglah untuk kita bersandar kepada Tuhan dan Roh Kudus-Nya.


English

Bible Reading: Job 16

If we are in Job's position surely we will be able to experience his heart. He who experienced a great suffering, lost so many things, and was mocked by his wife, was hoping for comfort from his friends, but what he got instead was rebuke by rebukes and no comfort at all. If there was a balance between comfort and rebuke, maybe to Job there would be at least a little comfort. But because what happened was not that, Job lifted up his cries and said that his Witness is in heaven and he looked to God and cried. Job did not hope in men, but he hoped in the Lord. Job did not rely on men, but he relied on the Lord to give him relief and deliverance.

That's how we should be too, that is putting hope and relying on the Lord and not on men. Because the Lord is the just God, Who knows all hidden things and Who searches the heart of men. While men only see what can be seen on the outside and do not understand what's in the hearts of others. Therefore, let us only hope in the Lord. One more thing that can learn is so that we would have a balance between words of comfort and of rebuke towards our brethren in faith. There are times to rebuke, times to comfort and times to exhort. What we need is the guidance of the Holy Spirit and His wisdom to be able to say the right thing at the right time. Therefore, it is important for us to rely on the Lord and His Holy Spirit.

No comments:

Post a Comment