Sunday, September 9, 2012

Hidup Untuk Kristus, Mati Adalah Keuntungan | To Live Is Christ, To Die Is Gain

Indo

Pembacaan Alkitab: Filipi 1

Bagi Paulus, hidup adalah untuk Kristus dan mati adalah keuntungan. Paulus dapat mengatakan hal ini sebab ia benar-benar mengerti akan panggilannya, arti hidupnya yang diberikan oleh Tuhan. Paulus tahu bahwa tujuan hidupnya adalah untuk memberitakan Injil Kristus kepada orang-orang sehingga makin banyak yang percaya kepada Tuhan Yesus Krsitus. Paulus juga tahu bahwa bagian dari kehidupannya adalah mendidik murid-murid Kristus, membangun gereja agar Injil Kristus tetap berdiri teguh di mana ia telah memberitakannya dan akan terus membesar pengaruhnya. Singkatnya, Paulus tahu bahwa apa yang ia lakukan, semuanya untuk Kristus, kemuliaan-Nya dan untuk membawa jiwa-jiwa kepada kerajaan Allah. Sehingga, bila ia hidup, ia hidup untuk Kristus dan dengan sukacita melayani jiwa-jiwa dan bila ia mati, ia merasa beruntung, sebab ia dapat bertemu dengan Tuhan dan hidup bersama-sama dengan Tuhan selamanya. Jadi, ya benarlah perkataan Paulus, hidup bagi Kristus, mati adalah keuntungan. Sekarang, bagaimana dengan kita? Kita juga mungkin ingin seperti Paulus, yang dapat berkata, " Aku hidup untuk Kristus dan mati adalah keuntungan bagiku". Tetapi apakah kita benar hidup bagi Krsitus dalam sehari-harinya? Apakah benar kita tidak takut mati? Untuk kita dapat berkata-kata seperti Paulus, maka kita perlu benar-benar mengerti akan tujuan hidup kita di dunia ini, sebab bila kita mengerti akan tujuan hidup kita, maka kita akan menghidupinya dengan sukacita, walaupun tidak mudah. Apa yang ada di pikiran kita akan selalu bagaimana kita dapat meraih tujuan ini, bagaimana kita dapat melakukannya dengan lebih baik dan sebagainya. Bila kita sudah benar-benar mengerti dan menghidupi tujuan hidup kita yang dari Tuhan, maka kita akan benar-benar hidup bagi Kristus. Kemudian, kita juga perlu mengerti bahwa kematian bukan akhir dari segalanya, tetapi justru itulah awal dari kehdiupan kita bersama dengan Tuhan di dalam kekekalan. Bila kita benar-benar mengerti dan menghidupi kebenaran ini, maka kita tidak akan takut mati, sebab mati adalah keuntungan bagi kita. Jadi, biarlah kita mengenal tujuan hidup kita yang Tuhan telah berikan!


English

Bible Reading: Philippians 1

For Paul, to live is Christ, and to die is gain. Paul can say this because he really understand his calling, the meaning of his life that was given by the Lord. Paul knows that the purpose of his life is to preach the Gospel of Christ to people so that there will more people who believes in the Lord Jesus Christ. Paul also knows that part of his life is to disciple, build churches so that the Gospel of Christ may stand firm where ever he has preached it and will continue to expand in impact. In short, Paul knows that what he does is all for Christ, His glory and to bring souls to the kingdom of God. Such that, if he lives, is Christ and will serve with joy and if he die, he feels that it is a gain because he can meet the Lord and live with Him forever. So, the words of Paul is true, to live is Christ and to dies is gain. Now, what about us? We may also want to be like Paul, to be able to say, "To live is Christ and to die is gain for me" But do we really live for Christ everyday? Do we really do not fear death? For us to be able to say what Paul did, then we really need to understand the purpose of our lives on this earth., for if we know of our purpose, then we will live it with joy, even though it is not easy. What is on our minds will be how we can reach this purpose, how we can do it more effectively and so on. If we really understand and live the purpose of our lives that is given by the Lord, then when we live, it really is for Christ. Then we also need to understand that to die is not the end of all things, but it is the beginning of our lives with the Lord in eternity. IF we really understand and live this truth, then we would not fear death, for to die is gain for us. So,let us really know the purpose of our lives that the Lord has given to us!

No comments:

Post a Comment