Thursday, October 31, 2013

Berdoa | Praying

Indo

Pembacaan Alkitab: Lukas 22

Yesus berkata kepada urid-murid-Nya, "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam percobaaan". Walaupun ini hanyalah satu kalimat, apa yang Yesus katakan ini sangatlah dalam maknanya. Bila kita perhatikan di dalam Alkitab dan sejarah Israel, saat berdoa, seharusnya mereka semua datang ke hadapan Tuhan dengan rendah hati, lalu mereka melihat ke langit (sebagai tanda melihat kepada Tuhan yang di Surga) dan mengangkat tangan mereka sebagai tanda bahwa mereka menyerahkan persembahan, yakni hidup mereka, keluh kesah, masalah, kekurangan dan sebagainya kepada Tuhan. Dan pada saat itu, semua pikiran hanya terfokus kepada Tuhan dan bukan hal-hal lainnya. Sayangnya sekarang ini berdoa sudah tidak lagi dilakukan secara khusyuk seperti pada jaman dahulu. Banyak yang berdoa dengan pikiran yang melayang kemana-mana. Jadi, bila kita berdoa, sebenarnya kita menaruh hidup kita di posisi di mana kita membuang segala kesombongan dan datang kepada Tuhan dengan rendah hati. Kita juga melepaskan segala hal yang mengikat kita dan menyerahkannya kepada Tuhan. Kita juga fokus hanya kepada Tuhan dan bukan kepada masalah atau tantangan yang kita hadapi. Jadi, bila ketika ktia berdoa, kita tidak memiliki rendah hati, bila kita hanya sekedar minta dan menyuruh-nyuruh kepada Tuhan, bila kita masih tetap ingin pegang kendali akan apa yang kita doakan dan tidak fokus kepada Tuhan, maka kita tidak benar-benar berdoa. Sebab Tuhan tidak suka akan keangkuhan, Tuhan tidak akan dapat memberikan kepada kita kelegaan bila kita tidak melepaskan, Tuhan tidak akan dapat pegang kendali dan membawa kita kepada jalan keluar bila kita masih ingin pegang kendali dan bila kita tidak fokus kepada Tuhan, mana bisa kita mendengar atau mendapatkan jawaban dari Tuhan. Bila kita benar-benar berdoa, maka kita tidak akan jatuh ke dalam pencobaan, sebab fokus kita kepada Tuhan dan Tuhan yang pegang kendali. Jadi, biarlah kita benar-benar berdoa kepada Tuhan.


English

Bible Reading: Luke 22

Jesus said to His disciples, "Pray so that you will not fall into temptation". Even though this is only a short sentence, what Jesus said here is very deep. If we notice in the Bible and history of Israel, when praying, they all should come before the Lord with humility, then they look up to the sky (as a sign of looking to the Lord who dwells in the heavenlies) and lift up their hands as a sign that they are giving an offering, that is their lives, their distraught, problems, weaknesses and the like, to the Lord. And at that time, all their minds are focused on the Lord and not other things. Unfortunately nowadays praying is no longer being done in such a devout way. Many prays with their minds elsewhere. So, if we really pray, we are actually putting our lives in a position where we throw away all haughtiness and come to the Lord with humility. We are also letting go of the things that binds us and giving it to the Lord. We are also focusing only to the Lord and not to the problems or challenges that we face. So, if when we pray we do not have a humble heart, if we only asking and commanding the Lord, if we still want to hold the steer of what we pray for and not focusing on the Lord, then we are not really praying. Because the Lord dislike haughtiness, the Lord cannot give us rest and relief if we do not let go, the Lord also cannot take control and take us to the way out if we still wants to be in control and if we are not focused on the Lord, how can we listen and get His answer. If we really pray, then we would not fall into temptation because our focus in on the Lord and He holds the control. So, let us really pray to the Lord.

No comments:

Post a Comment