Wednesday, July 25, 2012

Jangan Sia-Siakan Kasih Karunia Tuhan | Do Not Let God's Grace Be In Vain

Indo

Pembacaan Alkitab: 2Korintus 6

Paulus menasihatkan agar kita tidak berpasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tidak percaya. Dan Paulus menjelaskan lebih lagi bahwa di antara gelap dan terang, mereka tidak dapat bersatu. Antara kebenaran dan kedurhakaan, tidak ada persamaan, antara Kristus dan Belial, yakni iblis atau roh-roh jahat, tidak ada persamaan dan antara bait Allah dan berhala juga tidak ada hubungannya. Dengan jelas kita tahu bahwa ada perbedaan yang jelas antara hidup di dalam Kristus dan tidak hidup di dalam Kristus. Oleh sebab itu, Paulus menasihatkan kita agar kita jangan memiliki pasangan yang tidak seimbang. Hal ini bukan hanya menyangkut pasangan hidup sebagai suami atau istri, tetapi juga menyangkut, persahabatan yang sangat intim ataupun juga partner dalam berbisnis. Sebab dengan orang yang kita intim atau berbisnis, kita pasti meluangkan banyak waktu dengan mereka, dan kita dapat tertarik dan terpengaruh akan gaya hidup dan standar hidup yang tidak sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Dan juga, karena berbeda standar hidupnya, maka kita harus memilih untuk tetap memiliki kebenaran Kristus di dalam hidup kita atau kita kompromi dan mengikuti pasangan kita yang belum percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Dalam kata lain, pasangan yang tidak seimbang membuat kita jauh dari Tuhan. Tetapi bila memang kita sudah berpasangan sebelum kitapun percaya kepada Kristus, maka seperti yang Paulus katakan sebelumnya, biarlah itu dan janganlah kita putuskan hubungan itu, tetapi berdoalah agar pasangan kita juga dapat percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Hal ini juga tidak berarti bahwa kita tidak berteman dengan orang-orang yang tidak percaya, justru kita perlu untuk berteman dengan mereka, membagikan Injil Kristus kepada mereka, tetapi jangan ada ikatan batin karena hubungan yang dekat dan intim ataupun menjadikan mereka pasangan kita dalam hidup ataupun berbisnis. Jadi, janganlah kita menyia-nyiakan kasih karunia yang dari Tuhan dengan cara kita kompromi dalam hal kebenaran di dalam hidup kita, dan kejarlah pasangan yang seimbang dalam segala hal.


English

Bible Reading: 2Corinthians 6

Paul advised us to not be yoked together with unbelievers. And Paul explained further that between darkness and light, they cannot be united. Between truth and lawlessness, there is no fellowship, between Christ and Belial, that is evil spirits, there is no fellowship, and between the house of God and idols, there is no fellowship. Clearly we know that there is a clear difference between living in Christ and not living in Christ. Therefore, Paul advised us not be yoked with unbelievers. This does not just about partner in life as in husband or wife, but it also about friendship or brotherhood that is so intimate or also partner in business. Because with someone whom we are intimate with or doing business together, we spend a lot of time together and we may be drawn and influenced by the lifestyle and standards of life that is not according to the Word of God. And also because of different standard of life, then we would have to choose to stay with the truth of Christ in our lvies or we have to compromise and follow our partner who does not yet believe in the Lord Jesus Christ. In other words, being yoked with unbelievers will make us far from God. But if we are already partnered or yoked before we ourselves believe in Christ, then like Paul said previously, let us be and do not severe that relationship, but pray so that our partner may believe in the Lord Jesus Christ too. This also does not mean that we do not make friends with unbelievers, we actually need to be friends with them, to share the Gospel with them, but do not have intimate or close relationship that we are bound in soul, or make them our partner in life or business. So, do not let God's grace be in vain in our lives by compromising in the truth and chase after the right partner in all things.

No comments:

Post a Comment