Saturday, February 15, 2014

Perantara | Mediator

Indo

Pembacaan Alkitab: Ayub 9-10

Bila kita baca keluh kesah Ayub dalam dua pasal ini, kita dapat melihat dilema yang dialami oleh Ayub. Di satu sisi, Ayub tahu bahwa Tuhan Maha Kuasa dan Ia yang kuat. Di sisi lain, Ayub, sebagai manusia biasa, berseru kepada Tuhan, tetapi ia tahu bahwa dirinya tidak ada apa-apa dan bagaimana seorang manusia biasa dapat berbincang-bincangvdengan Allah yang kuasa. Ayub tahu bahwa Tuhan yang membentuk dirinya, manusia, bahwa Allah yang pegang kuasa dan Ayub juga sadar bahwa tidak ada  Pengantara antara Allah dan manusia yang dapat memohon belas kasihan dan melenyapkan batasan antara Allah dan manusia yang membuat manusia merasa tidak sanggup untuk dapat benar di hadapan Allah karena Ia Allah dan kita hanyalah manusia. Pernahkah kita merasakan dilema yang seperti Ayub? Pernahkah kita merasa bahwa seberapa banyaknya kebaikan yang kita lakukan, tidak akan dapat benar-benar merasa bersih? Atau pernahkah kita merasa bahwa jarak antara Allah dan manusia terlalu jauh sehingga kita merasa bahwa tidak ada artinya kita berdoa atau berseru kepada Allah? Inilah yang dirasakan Ayub karena pada saat itu belum ada Yesus atau nabi-nabi-Nya yang menjadi perantara.  Tetapi sekarang kita memiliki Yesus,  Perantara antara manusia dan Allah, yakni Anak-Nya sendiri yang tunggal. Melalui Yesus, kita tidak perlu lagi takut karena jarak antara manusia dan Tuhan tidak lagi jauh, karena Yesus kita telah dibersihkan oleh darah-Nya, dan karena Yesus kita tahu bahwa Tuhan mendengarkan seruan kita dan menjawab. Jadi bila kita berada di dalam keadaan seperti Ayub yang memiliki dilema dalam iman kepada Tuhan, ingatlah bahwa kita memiliki Yesus yang sempurna dan yang telah mati dan bangkit bagi kita.

 

English

Bible Reading: Job 9-10

If we look at the outcry of Job, in these two chapters,  we can see that Job faces a dilemma. On one side, Job knows that the Lord is Almighty and strong. On another side, as human, Job cried out to the Lord but knows that he is nothing and how can a human can chat with a mighty God. Job knows that God is the one who created him, mankind,  that God is the one who hold lives and that there is no Mediator between the Lord and human, who can ask for mercy and get rid of the rift between God and human that makes human feels unable to be righteous before God, simply because He is God and we are just mere humans. Have we ever felt this dilemma that Job had? Have we ever felt that no matter how much good we do, we can never really feel clean? Or have we ever felt that the distance between the Lord and humans is just too vast that we felt that it is useless to pray or cry out to Him? This is what Job felt because at that time there were no Jesus or His prophets who mediates for them. But now we have Jesus, Mediator between human and God, His only begotten Son. Through Jesus we no longer need to be afraid because of the distance between God and human that He is no longer far away, that because of Jesus we are cleansed by His blood and that through Jesus, we know the Lord hears and answers us. So if we are in a situation like Job, who had a dilemma in his faith in God, remember that we have Jesus who is perfect and who died and rose again for us.

No comments:

Post a Comment